Kimia (ingris: chemistry) berasal dari bahasa Mesir Keme yang berarti “bumi” adalah ilmu yang mempelajari tentang komposisi, stuktur, dan sifat materi, beserta segala perubahan yang menyertai terjadinya reaksi kimia. Jangkauan kimia tidak hanya mempelajari materi nonhayati tapi juga materi hayati serta proses kimia yang terjadi dalam makhluk hidup itu sendiri baik yang ada di bumi dan luar angkasa.
Ilmu Kimia memiliki banyak cabang dan sub cabang bahkan antara cabang yang satu dengan yang lain kadang kala saling overla, mempelajari satu cabang sangat terkait dengan cabang ilmu yang lain. Adapun cabang ilmu kimia diantaranya:
Kimia Analisa, yaitu cabang ilmu kimia yang mempelajari teknik analisa materi untuk menentukan komposisi dan struktur dari materi. Kimia analisa juga mempelajari cara analisa standart dan metode penelitian standart yang nantinya akan dipakai oleh cabang ilmu kimia yang lain.
Kimia Anorganik, mempelajari sifat dan reaksi senyawa anorganik. dari cabang ini muncul sub cabang ilmu yang lain seperti Kimia Katalis yang mempelajari cara membuat dan mempelajari katalis, Kimia Organometalik yaitu mempelajari sifat dan reaksi perpaduan senyawa organik-logam.
Kimia Organik, mempelajari sifat, struktur, mekanisme, dan reaksi senyawa organik. Untuk membedakan dengan senyawa anorganik maka senyawa organik adalah senyawa yang yang dibangun oleh rantai karbon. mempelajari kimia organik sangat penting bagi orang yang ingin mempelajari farmasi, biokimia, fitokimia, sintesis kimia dan ilmu yang lain.
Biokimia adalah cabang ilmu kimia yang mempelajari zat-zat kimia, reaksi kimia, dan interaksi zat-zat yang terdapat di dalam makhluk hidup. Biokimia berkolerasi dengan kimia organik, kimia medisinal, biologi molekular dan genetika.
Kimia Fisika adalah cabang ilmu kimia yag mempelajari sifat fisika dan sifat dasar materi dari suatu sistem kimia atau proses kimia. Fokus kimia fisika umumnya berkisar energi dan sifat thermodiamik suatu sistem. Sub cabang yang sangat penting dari kimia fisika adalah Kinetika Kimia, Elektrokimia, Spektroskopi, dan Thermokimia.
Kimia Inti adalah cabang ilmu kimia yang mempelajari bagaimana partiel-partiel subatom bergabung satu sama lain membentuk inti atom.
Kimia Teori adalah cabang ilmu kimia yang mempelajari kimia berdasarkan teori dengan dukungan ilmu matematika dan fisika dan penerapan kuantum mekanik yang disebut kimia kuantum.
RUANG LINGKUP KIMIA
Ilmu kimia adalah salah satu bidang yang tergolong ilmu pengetahuan alam, secara garis besarnya ilmu kimia mempelajari segala sesuatu tentang materi yang meliputi susunan, struktur, sifat dan perubahannya serta energi yang menyertai perubahan tersebut.
PERKEMBANGAN ILMU KIMIA
- Sekitar abad ke-4 SM, filsuf Yunani kuno Democritus dan Aristoteles mencoba memahami hakikat materi. Democritus : materi terdiri dari partikel kecil yang disebut atom, Aristoteles : materi terbentuk dari 4 jenis unsure yaitu tanah, air, udara, api
- Sekitar 3500 SM, peradaban mesir kuno sudah mempraktekkan reaksi kimia, yaitu cara membuat anggur, pengawetan mayat maupun pengolahan logam seperti tembaga dan timah
- Pada abad pertengahan (500M-1600M) kimai diarahkan ke segi praktis. Ilmuwan Arab dan Persia membuat alcohol, arsen, zink, asam iodida, asam sulfat, asam nitrat. Nama ilmu kimia lahir pada masa itu yang berasal dari bahasa Arab Al-kimiya yang artinya perubahan materi, diberikan oleh ilmuwan arab yaitu Jabir Ibnu Hayyan (700M-778M)
- Kimia modern lahir pada abad 18 ketika Antonie Laurent Lavoisier (1743M-1794M) ahli kimia Perancis menemukan hokum kekekalan massa. John Dalton (1766M-1844M) mengajukan teori atom yang pertama. Pada tahun 1800 Sekitar 30 unsur yamg sudah dikenal. Tahun 1900 menjadi 80 unsur, kini sudah mencapai 114 unsur, 90 unsur terdapat di alam, dan lain - lainnya.
MANFAAT MEMPELAJARI ILMU KIMIA
- Dengan pengetahuan dasar yang dimiliki, kita mengerti berbagai hal atau gejala alam seperti : perkaratan, pembakaran, pencernaan, dll. Juga kita mengerti gejala buatan manusia pada sekarang ini seperti baterai dapat menghasilkan energi listrik, detergen membersihkan pakaian, plastik dibuat dalam industri, juga dapat mengenal bahan-bahan kimiayang dijual seperti obat-obatan, pembasmi serangga, pengharum ruangan, dsb
- Kita mengenal kemahiran, kecerdikan serta bagaimana para ahli berpikir memecahkan masalah sehingga kita dapat mengalihkan kemampuan itu pada diri kita sendiri dan minimal kita mencadi cerdas
- Dapat dikembangkan pengetahuan kimia yang dipelajari yang dipelajari bagi siswa yang berminat belajar di jenjang pendidikan tinggi (PT) seperti bidang pertanian, kedokteran, dll
Tidak ada komentar:
Posting Komentar