Selasa, 01 Maret 2011


Katoda

Katoda berasal dari bahasa Yunani yaitu hodos yang brearti jalan. Katoda merupakan elektroda negatif. Kutub negatif. Dalam elektrolis, katoda merupakan elektroda dengan potensial negatif terhadap anoda. Dalamm berbagai sistem elektrik, misalnya tabung lucutan dan piranti elektrik padat, katoda adalah ujung akhir electron masuk dalam sistem. 
Katoda merupakan kutub negatif dari sel elektroli. Pada baterai biasa (Baterai Karbon-Seng), yang menjadi kutub katoda biasanya adalah logamseng, yang juga sering menjadi pembungkus dari kotak baterai tersebut. Sedangkan, pada bateraialkalin, yang menjadi katoda adalah logam mangan dioksida (MnO2).Secara umum katoda adalah elektroda dalam suatu tabung elektronyang terhubung dengan terminal negatif catu. Pada tabung elektron ( electron tube ) katoda adalah sumber elektron-elektron untuk aliran elektron utama didalamnya. Pada tabung lucutan kilap ( glow-discharge tube ) katodanya bersuhu rendah sehingga elektron-elektron disitu dibebaskan melalui pemboman dengan ion-ion positif berat.
Dalam fotosel ( photo-cell ) elektron-elektron dibebaskan dari katoda melalui rangsangan dari cahaya yang menumbuknya. Bagaimanapun, pada kebanyakan tabung elektron, agar membebaskan elektron-elektronnya katoda harus dipanasi dan karena itu dibuat dalam bentukfilamen yang dipanasi langsung oleh aliran arus listrik yang melaluinya, atau bila tidak demikian, katoda harus dipanasi secara tak langsung.

Anoda

Anoda adalah elektroda, bisa berupa logam maupun penghantar listrik lain, pada sel elektrokimia yang terpolarisasi jika arus listrik mengalir ke dalamnya. Arus listrik mengalir berlawanan dengan arah pergerakan elektron. Pada proses elektrokimia, baik sel galvanik (baterai) maupun sel elektrolisis, anoda mengalami oksidasi.
Perlu diperhatikan bahwa tidak selalu anion (ion yang bermuatan negatif) bergerak menuju anoda, ataupun tidak selalu kation (ion bermuatan positif) akan bergerak menjauhi anoda. Pergerakan anion maupun kation menuju atau menjauh dari anoda tergantung dari jenis sel elektrokimianya.
§  Pada sel galvanik atau pembangkit listrik (baterai), anoda adalah kutub negatif. Elektroda akan melepaskan elektron menuju ke sirkuit dan karenanya arus listrik mengalir ke dalam elektroda ini dan menjadikannya anoda dan berkutub negatif. Dalam sel galvanik, reaksi oksidasi terjadi secara spontan. Karena terus menerus melepaskan elektron anoda cenderung menjadi bermuatan positif dan menarik anion dari larutan (elektrolit) serta menjauhkan kation. Dalam contoh gambar diagram anoda seng (Zn) di kanan, anion adalah SO4-2, kation adalah Zn2+ dan ZnSO4 elektrolit.
§  Pada sel elektrolisis, anoda adalah elektroda positif. Arus listrik dari kutub positif sumber tegangan listrik luar (GGL) dialirkan ke elektroda sehingga memaksa elektroda teroksidasi dan melepaskan elektron.

 Ion

Ion adalah atom atau sekumpulan atom yang bermuatan listrik. Ion bermuatan negatif, yang menangkap satu atau lebih elektron, disebut anion, karena dia tertarik menuju anoda. Ion bermuatan positif, yang kehilangan satu atau lebih elektron, disebut kation, karena tertarik ke katoda. Proses pembentukan ion disebut ionisasi. Atom atau kelompok atom yang terionisasi ditandai dengan tikatas n+ atau n-, di mana n adalah jumlah elektron yang hilang atau diperoleh.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar